![]() |
| gambar: mainan pop it. sumber gambar : https://shopee.co.id/Fidget-Pop-It-Bulat-Warna-Pelangi-Untuk-Menghilangkan-Stress-i. |
Bermain adalah dunia
anak-anak, oleh karenanya mainan dan permainan sangat identik dengan anak-anak.
Lazimnya mainan dan permainan mengandung maksud dan tujuan yang tentunya dapat
mendukung masa kembang anak. Hadirlah alat permainan edukatif (APE) yang biasanya
digunakan sebagai media pembelajaran di Taman Kanak-Kanak (TK) atau Pendidikan
Anak Usia Dini (PAUD). Namun, saat ini APE tidak hanya digunakan di lembaga
pendidikan, karena APE dijual untuk umum yang bisa dimainkan saat anak di
rumah.
Baru-baru ini sedang
viral mainan warna-warni terbuat dari karet dengan bentuk yang beraneka ragam. Di
kedua sisi terdapat lubang berjajar yang bisa ditekan dan akan muncul di sisi
yang berlawanan. Jika Anda sering berbelanja online, biasanya pengemasan
disertai bubble wrap dengan gelumbung
bening berjajar. Gelembung-gelembung itu bisa dipecahkan. Dan sekelompok orang
justru ada yang ketagihan memecahkan gelembung sebagai kegiatan yang
menyenangkan. Kurang lebih seperti itulah mainan pop it yang sedang hits
ini. Bedanya pop it tidak akan pecah, melainkan sisi yang ditekan akan
berbentuk cekung, sedangkan sisi lain menjadi cembung.
Cara main pop it cukup mudah dan unik. Biasanya pop it dimainkan oleh dua orang atau
lebih. Dengan bantuan kelereng yang dilempar ke sisi yang cekung. Sebelum
dilempar, seorang pemain menyebutkan angka, lalu pemain yang lain melempar
kelereng dan mengusahakan berada di lubang yang benar.
Misalnya seorang pemain
menyebutkan angka 10, lalu pemain yang lain melempar kelereng. Setelah kelereng
menempati sebuah lubang di sisi yang cekung, kelereng itu ditekan lanjut pop it dibalikkan ke sisi cembung. Dimulai
dari atas, semua pemain mulai berhitung dari angka satu sampai angka yang
ditentukan. Jika yang diminta angka 10, pemain pun berhitung dari angka 1-10. Nah,
posisi kelereng itulah yang sekarang menjadi fokus. Apakah tepat di hitungan
ke-10 atau di angka lainnya? Jika lubang kesepuluh yang ditekan terdapat
kelereng, permainan itu berhasil. Namun, jika tidak otomatis akan gagal.
Nah, dari permainan pop it tersebut, adakah edukasi yang
diambil dan keterampilan yang menyertai?
Tentunya ada. Dari sisi
permainan sudah menunjukkan pada tahapan bermain kooperatif (Cooperative
Play) yang menunjukkan adanya interaksi sosial dalam satu kelompok yang
disertai dengan perasaan identitas kelompok dan aktivitas terorganisir. Karena
dalam permainan pop it terdapat
aturan bermain, meskipun aturannya tergolong ringan.
Tidak hanya itu,
bermain pop it juga akan merangsang perkembangan kognitif anak. Diantaranya
mengenal warna, angka, bentuk dan ruang.
Bermain pop it juga bisa untuk merangsang
perkembangan emosional anak. Sabar menunggu giliran, taat peraturan, mau mengalah,
mengungkapkan perasaan senang dan sedih.
Harga mainan pop it masih tergolong tinggi jika
melihat bahannya yang terbuat dari karet, tapi sudah mengikuti standart SNI.
Jadi tidak perlu khawatir saat dimainkan anak-anak. Ukuran sedang mencapai
Rp40.000,00 sampai Rp60.000,00.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar