Jumat, 20 Agustus 2021

Merdeka dari Berbagai Kacamata, Apakah yang Paling Utama?

https://www.youtube.com/watch?v=U9_T-iMpBM4

 


Warga Indonesia baru saja memperingati hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, tepatnya pada 17 Agustus 2021. Masih seperti tahun sebelumnya, peringatan dan perayaan dilakukan tidak seperti biasa.

Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh adalah tema yang diusung dalam peringat HUT RI tahun ini. Melalui surat Menteri Sekretaris Negara Nomor : B.446/M/S/TU.00/06/2021 yang diumumkan oleh Kementrian Sekretariat Negara ( Kemensetneg ) pada tanggah 16 Agustus 2021.

Dengan kondisi pandemi Covid-19 yang telah mewabah setahun lebih, banyak pihak menginterpretasikan arti merdeka kali ini. Dari sisi ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, serta agama memiliki pandangan yang berbeda-beda sesuai kapasitas kacamatanya.

Tema Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh ini menyatukan berbagai persepsi tersebut jika semua warga negara Indonesia dari berbagai kalangan harus bangkit dari keterpurukan yang terjadi akibat pandemi Covid-19.

Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM yang notabene usahanya sangat terdampak, merdeka bagi mereka pastilah ingin memperbaiki ekonomi keluarga. Apalagi karena angka kematian dan pasien terjangkit semakin melesat, Pemerintah dengan terpaksa menerapkan PPKM yang pasti berdampak pada merosotnya omset para pelaku usaha. Bagaimana bisa ekonomi nasional pulih dan bangkit, jika ekonomi di sektor terbawahnya saja banyak yang tidak mampu bertahan dan berakhir dengan penutupan usahanya.

Dari kacamata sektor pendidikan, merdeka di tengah pandemi bagi pelaku pendidikan menginginkan kemerdekaan dalam belajar. Sejak munculnya pandemi di negeri ini, sistem belajar dialihkan menjadi sistem online atau daring ( dalam jaringan ). Meski teknologi suda canggih, tetapi Indonesia masih minim SDM dalam proses penyelenggaraannya. Apalagi dalam hal ini, orang tua diikutsertakan dalam pendampingan belajar selama di rumah. Pastilah tidak semua orang tua yang mampu mendampinga putra-putrinya belajar di rumah.

Merdeka dalam beribadah juga masuk kategori sektor yang terdampak. Sebelum pandemi dengan leluasa orang beribadah di masjid tanpa protokol kesehatan seperti saat ini. Beberapa daerah di zona merah, menutup rumah ibadahnya untuk mengurangi penyebaran rantai Covid-19. Meski demikian, masih ada rumah ibadah yang tetap dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dari beberapa contoh merdeka di tengah pandemi di atas, dapat ditarik kesimpulan jika kesehatanlah yang diutamakan. Saat seperti ini, kesehatan sangat berharga. Mengingat angka kematian pasien positif  Covid-19 terus meningkat.

Di momen peringatan HUT RI ke -76 ini, semoga seluruh warga Indonesia mampu bangkit dari keterpurukan dengan tetap berkreasi di tengah keterbatasan. Tak kalah pentingnya, tetap menjaga kesehatan.

#OprecODOP9

#KomunitasODOP

#OneDayOnePost

#MerdekadiTengahPendemi

OVERDOSIS

  Di depan cermin, terlihat   perutku semakin besar. Lalu kuelus bulatan di perut ini. Penyakit yang aku takuti, mungkinkah itu terjadi. Bag...