| https://www.youtube.com/watch?v=U9_T-iMpBM4 |
Warga Indonesia baru
saja memperingati hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, tepatnya pada 17
Agustus 2021. Masih seperti tahun sebelumnya, peringatan dan perayaan dilakukan
tidak seperti biasa.
Indonesia Tangguh,
Indonesia Tumbuh adalah tema yang diusung dalam peringat HUT RI tahun ini.
Melalui surat Menteri Sekretaris Negara Nomor : B.446/M/S/TU.00/06/2021 yang
diumumkan oleh Kementrian Sekretariat Negara ( Kemensetneg ) pada tanggah 16
Agustus 2021.
Dengan kondisi pandemi
Covid-19 yang telah mewabah setahun lebih, banyak pihak menginterpretasikan arti
merdeka kali ini. Dari sisi ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, serta agama
memiliki pandangan yang berbeda-beda sesuai kapasitas kacamatanya.
Tema Indonesia Tangguh,
Indonesia Tumbuh ini menyatukan berbagai persepsi tersebut jika semua warga
negara Indonesia dari berbagai kalangan harus bangkit dari keterpurukan yang
terjadi akibat pandemi Covid-19.
Bagi pelaku Usaha Mikro,
Kecil dan Menengah atau UMKM yang notabene usahanya sangat terdampak, merdeka
bagi mereka pastilah ingin memperbaiki ekonomi keluarga. Apalagi karena angka
kematian dan pasien terjangkit semakin melesat, Pemerintah dengan terpaksa
menerapkan PPKM yang pasti berdampak pada merosotnya omset para pelaku usaha.
Bagaimana bisa ekonomi nasional pulih dan bangkit, jika ekonomi di sektor
terbawahnya saja banyak yang tidak mampu bertahan dan berakhir dengan penutupan
usahanya.
Dari kacamata sektor
pendidikan, merdeka di tengah pandemi bagi pelaku pendidikan menginginkan
kemerdekaan dalam belajar. Sejak munculnya pandemi di negeri ini, sistem
belajar dialihkan menjadi sistem online
atau daring ( dalam jaringan ). Meski teknologi suda canggih, tetapi Indonesia
masih minim SDM dalam proses penyelenggaraannya. Apalagi dalam hal ini, orang
tua diikutsertakan dalam pendampingan belajar selama di rumah. Pastilah tidak
semua orang tua yang mampu mendampinga putra-putrinya belajar di rumah.
Merdeka dalam beribadah
juga masuk kategori sektor yang terdampak. Sebelum pandemi dengan leluasa orang
beribadah di masjid tanpa protokol kesehatan seperti saat ini. Beberapa daerah
di zona merah, menutup rumah ibadahnya untuk mengurangi penyebaran rantai
Covid-19. Meski demikian, masih ada rumah ibadah yang tetap dibuka dengan
menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Dari beberapa contoh
merdeka di tengah pandemi di atas, dapat ditarik kesimpulan jika kesehatanlah
yang diutamakan. Saat seperti ini, kesehatan sangat berharga. Mengingat angka
kematian pasien positif Covid-19 terus
meningkat.
Di momen peringatan HUT
RI ke -76 ini, semoga seluruh warga Indonesia mampu bangkit dari keterpurukan
dengan tetap berkreasi di tengah keterbatasan. Tak kalah pentingnya, tetap
menjaga kesehatan.
#OprecODOP9
#KomunitasODOP
#OneDayOnePost
#MerdekadiTengahPendemi