Jika dijabarkan,
menulis itu sangatlah luas. Beragam jenis tulisan tersebut dibagi menjadi dua
kategori umum yaitu tulisan fiksi dan nonfiksi. Saya tidak akan mengulas
perbedaannya di sini. Sudah terlalu banyak artikel yang menjelaskan pengertian,
jenis dan karakteristik dua kategori tersebut.
Saya hanya ingin
menceritakan pengalaman ketika saya menjadi salah satu kontributor media online
yang berkantor pusat di Yogyakarta. Unik memang, saya berdomisili di Nganjuk,
tetapi harus menulis untuk media kota lain.
Tidak ada masalah. Kecanggihan
teknologi menjawab semuanya. Meski saya tidak bisa bertemu langsung dengan
pimpinan redaksi juga teman-teman kontributor lainnya, tetapi setiap hari kami
berdiskusi yang hunting berita
bersama-sama.
Ada beberapa teman yang
bertanya kepada saya bagaimana sistematis menjadi kontributor juga jurnalis
berita. Mereka juga menanyakan bagaimana saya bisa menulis berita padahal tidak
keluar rumah. Inilah yang disebut sebagai freelancer.
Freelancer
memiliki artian sebagai pekerja lepas yang tidak terikat kontrak jangka panjang,
tetapi tetap memiliki kontrak yang kuat dan jelas. Begitu juga dengan saya. Setiap
hari saya menulis berita, baik hardnews
maupun softnews. Karena media
tersebut merupakan media online di Yogyakarta, sudah semestinya berita lokal
juga seputar Yogyakarta, terlepas berita nasional pada umumnya.
Tulisan nonfiksi sangat
identik dengan sumber berita. Nah, bagaimana seorang freelancer menggali informasinya? Tenang, di sini akan sedikit saya
beberkan.
Sumber informasi
menjadi penguat berita yang kita tulis. Tanpa data tidak bisa dinamakan tulisan
nonfiksi. Secara umum sumber berita itu bisa didapat dengan dua cara, yaitu
wawancara langsung dengan narasumber dan yang kedua yaitu mencari informasi
dari flatform yang terpercaya. Di blog
selanjutnya insyaallah akan saya bahas tentang bagaimana cara hunting informasi
dari media online.
Untuk freelancer wawancara bisa dilakukan
secara daring. Biasanya saya cukup berkomunikasi dengan narasumber menggunakan
aplikasi perpesanan. Bisa juga menggunakan aplikasi lain seperti Zoom, Google
Meet, dan lain sebagainya. Blog selanjutnya akan saya bahas bagaimana cara
menggali informasi dari narasumber yang dilakukan secara daring.
Menjadi freelancer conten writer merupakan
pengalaman yang berharga buat saya. Bukan hanya untuk melatih skill menulis,
tetapi juga belajar bidang lain sesuai narasumber yang kita ajak komunikasi.
Salah satunya saya pernah mewancarai seorang pengusaha. Secara tidak langsung
saya belajar banyak hal tentang bidang itu. Sama ketika mewancarai narasumber
di bidang pendidikan juga ekonomi. Saya merangkum apa yang mereka sampaikan
kemudian saya tulis menjadi berita.
Terima kasih sudah
mampir di blog saya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar